konservasi lingkungan di hutan tropis Fundamentals Explained

“Konservasi sumber daya laut tidak hanya penting untuk keberlangsungan lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut,” ujar Dr. Rani.

Barakuda, anggota keluarga Sphyraenidae, merupakan ikan predator mencolok yang mendiami perairan tropis dan subtropis di seluruh dunia. Dikenal dengan tubuhnya yang ramping dan rahang tangguh yang dipenuhi gigi tajam, Barakuda adalah pemburu ulung di lingkungan laut. Warna perak mereka, sering dihiasi dengan tanda gelap, memberikan kamuflase efektif saat mereka menggunakan taktik diam-diam untuk menangkap mangsa.

Selain mendapatkan lingkungan yang lebih bersih, program konservasi laut juga mampu mendorong perekonomian masyarakat pesisir. PLN menargetkan angka penyerapan tenaga kerja dari program ini bertambah 106 orang dengan tambahan tiga UMKM naik kelas pada tahun 2022.

Berdasarkan riset, pohon cemara laut mampu menyerap karbon hingga 394 kg karbondioksida for each pohon for every tahun. Ini bisa mendukung upaya pengurangan emisi untuk mencapai focus on zero net emission pada 2050 mendatang.

Sementara, Wakil Wali kota Medan Akhyar Nasution mengapresiasi hasil foto-foto yang dipajang dalam ajang tersebut. Sebab dengan foto itu, masyarakat bisa tahu seperti apa kondisi hutan tropis dan satwa lindungan yang ada di hutan tersebut.

Tak hanya itu, kerusakan lingkungan kini telah memicu migrasi paksa akibat bencana, dikenal sebagai local climate refugee. 

Kondisi ini tidak hanya merusak keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu krisis iklim yang kian sulit dikendalikan, bahkan melahirkan fenomena baru: pengungsi iklim atau local weather refugee.

“Semoga dengan ini kita semuanya dapat menjaga hutan dan hewan-hewan yang dilindungi,” imbuhnya mengakhiri kata sambutan.

Kondisi ini tidak hanya merusak keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu krisis iklim yang kian sulit dikendalikan, bahkan melahirkan fenomena baru: pengungsi iklim atau weather refugee.

Perubahan fungsi lahan menjadi perkebunan, tambang, dan infrastruktur menjadi penyebab utama. Dampaknya multidimensional: pelepasan karbon yang mempercepat perubahan iklim, peningkatan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, hingga hilangnya mata pencaharian masyarakat adat dan pedesaan.

“Hutan bukan hanya kumpulan pohon, tetapi ekosistem kompleks yang penuh dengan flora dan fauna yang beragam. Mereka memainkan peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati international periksa di sini dengan menyediakan habitat untuk tak terhitung jumlah spesies, banyak di antaranya belum ditemukan.

Untuk itu, penting bagi kita untuk memperhatikan konsep konservasi sumber daya laut untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

Tak hanya itu, kerusakan lingkungan kini telah memicu migrasi paksa akibat bencana, dikenal sebagai local weather refugee.

Berisi informasi tentang upaya pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan, lengkap dengan laporan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *